Roma 13:8-14
"Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia. . . . ."(Roma 13:10)
Ada sebuah kisah yg menceritakan tentang dua orang sahabat yg sedang jatuh cinta kepada seorang pria. Mereka adalah Anne dan Shara. Bagi Anne, Shara sudah seperti saudara sendiri, demikian sebaliknya. Mereka berusaha untuk tdk menyakiti satu sama lain. namun, kisah cinta mereka sepertinya merusak hubungan ini. Robert, pria yg mereka cintai ternyata lebih menyukai Anne. Shara berusaha menerima kenyataan ini, tetapi ia tidak kuasa. Suatu ketika ia menyuguhkan minuman beracun kepada Anne, tetapi Shara pun meminum minuman yg sama. Pada detik2 terakhir kematian mereka, Shara berkata, "Anne, aku mengasihimu."
Saudara terkasih, hal sama terkadang kita lakukan. kita mengaku bahwa kita mengasihi sesama kita, tetapi ketika kita merasa terjepit, segalanya bisa berubah. Teman dekat yg kita kasihipun bisa menjadi musuh buat kita. Atau kita melihat mama, tante atau nenek kita cerewetnya bukan main, lalu kita berdoa kepada Tuhan, "Tuhan, aku sayang mama (atau tante, atau nenek), demi kebaikan agar kami jauh dari pertengkaran buatlah ia bisu." Ada seorang pernah berdoa seperti ini lho buat mama tirinya.
Saudara, kasih itu tidak pernah mengutuk, kasih itu tdk suka melukai, kasih itu adalah ketulusan. Kita lihat cinta dan kasih Tuhan kepada kita, adakah Tuhan menunjukkan cintaNya dengan mengutuk dan melukai kita? Gak pernah! Cinta itu tulus, tidak ada kejahatan didalamnya. So, mari kita koreksi diri, adakah cinta kita kepada sesama kita tulus, ataukah sudah terkontaminasi dengan iri hati, kebencian, kepahitan, dendam, dan sebagainya?? Ingat, kasih itu tidak berbuat jahat.
GBU
07 Februari 2009
02 Februari 2009
KOMITMENKU
Susunan panjang perjalanan dari sebuah dedikasi tlah kutapaki
Derap waktu yang bergulir dalam laju perputaran roda hidup bahkan memakan usiaku
Badai kehidupan yang meggelora derap mghantam biduk imanku
Saat seperti itulah ketika kepenatan menyerang tubuhku
Jauh sudah kumelangkah tuk tunaikan tugas panggilanku
Banyak sudah waktu, tenaga dan hati yang kukorbankan demi tugasku
Berat pula resiko yang harus kutanggung demi sbuah taggung jawab
Saat seperti itulah ketika semangat mulai memudar
Terlalu banyak tugas yang menyita waktuku
Dan tubuhku penat
Ada banyak persoalan yang menghmpitku dan hatiku lesu
Panjangnya waktu penantian tuk mencapai harapan
Dan diriku tak berdaya
Saat seperti itulah ketika kelemahan melanda hidupku
NAMUN
Dalam saat2 seperti ini hanya satu kekuatanku
Berdiri di atas Dia batu krangku
Hanya satu langkah yang harus kuambil
Maju dan tetap berdiri tegak dalam panggilanNy
Hanya satu keputusan yang harus kupilih,setia memurnikan panggilan pelayananNya
Dan di dalam semuanya itu hanya satu yang harus kupegang,itulah KOMITMEN antara aku seorang pelayan dan DIA yang kulayani
Derap waktu yang bergulir dalam laju perputaran roda hidup bahkan memakan usiaku
Badai kehidupan yang meggelora derap mghantam biduk imanku
Saat seperti itulah ketika kepenatan menyerang tubuhku
Jauh sudah kumelangkah tuk tunaikan tugas panggilanku
Banyak sudah waktu, tenaga dan hati yang kukorbankan demi tugasku
Berat pula resiko yang harus kutanggung demi sbuah taggung jawab
Saat seperti itulah ketika semangat mulai memudar
Terlalu banyak tugas yang menyita waktuku
Dan tubuhku penat
Ada banyak persoalan yang menghmpitku dan hatiku lesu
Panjangnya waktu penantian tuk mencapai harapan
Dan diriku tak berdaya
Saat seperti itulah ketika kelemahan melanda hidupku
NAMUN
Dalam saat2 seperti ini hanya satu kekuatanku
Berdiri di atas Dia batu krangku
Hanya satu langkah yang harus kuambil
Maju dan tetap berdiri tegak dalam panggilanNy
Hanya satu keputusan yang harus kupilih,setia memurnikan panggilan pelayananNya
Dan di dalam semuanya itu hanya satu yang harus kupegang,itulah KOMITMEN antara aku seorang pelayan dan DIA yang kulayani
Langganan:
Postingan (Atom)